PH
PH disini bukan berarti “Production House” ya, tapi “Pasangan Hidup”. Yap. Pasangan Hidup hehe. Cukup janggal ganjal kenapa sy tiba2 berpikir, “Siapa ya teman hidup saya kelak?”. Sudah cukup tua dewasa kan untuk memikirkan: saya bakal menghabiskan ‘masa hidup saya’ dengan siapa? setengah hidup saya, bahkan tiga perempat dari hidup saya, akan dihabiskan dengan siapa? Ini yang membuat saya untuk bijak dan belajar untuk mendoakan pergumulan ini.
Ada kalanya di mana saya sangat mengkhawatirkan ini. Yah lebay. Di saat orang-orang seusia saya memiliki hubungan dan……..saya? Introspeksi diri. Yang terkadang membuat saya menjadi rendah diri. Kenapa, kenapa, kenapa.
Flashback di masa-masa studi.. Saya pernah temui orang yang berkata demikian, “kita harus jaga hati ya”, “kita harus saling terbuka ya”, “aku ngga bisa tanpamu..”, “bla bla bla sayang bla bla”, dan sebagainya. DAN beberapa minggu kemudian, saya melihat orang tersebut menggandeng orang lain (pacaran). beeeeh ._. Sering ucapan janji2 manis itu berakhir dengan kekecewaan. Tapi disini, saya tidak dendam loh ya, cuman jadikan pelajaran pribadi aja :).
Disini saya teringat, harapan yang saya taruh kepada orang-orang tersebut, seringkali pada akhirnya saya mendapat kekecewaan. Se-ring. Tapi apakah harapan yang saya taruh kepada Tuhan, saya akan peroleh kekecewaan? Tidak. Cuma Tuhan aja, iya Tuhan Yesus aja, yang bener2 buktikan janjiNya..kasihNya..cintaNya; ngga pernah ngecewa’in walaupun saya, kamu, kita sering ngecewa’in Dia. Jadi girls.., kuatkan hatimu dan jangan galau :D